Program Jahat (Malicious Software): Pengertian, Sebab-Akibat, dan Antisipasinya

 

Apa itu Program Jahat? 


Program Jahat menjelaskan aplikasi atau kode berbahaya yang merusak atau mengganggu perangkat sehingga tidak bisa berjalan normal.  Program Jahat juga merupakan salah satu ancaman terbesar pada pengguna komputer dan manajer sistem informasi. Saat perangkat terinfeksi program jahat, Anda mungkin mengalami akses yang tidak sah, data disusupi, atau terkunci dari perangkat hingga Anda diminta untuk membayar tebusan. Sederhananya, malware adalah sebuah kode tidak sah yang menginstal dan berjalan tanpa sepengetahuan pemiliknya. Setelah itu, kode-kode tersebut akan merugikan pengguna yang terdampak. Maka dari itu, pemahaman tentang malware harus dibarengi dengan kontrol bagaimana ancaman tersebut dapat dicegah dan diantisipasi.

Orang yang menyebarkan program jahat, dikenal juga sebagai penjahat cyber, biasanya dimotivasi oleh uang dan akan menggunakan perangkat yang terinfeksi untuk melancarkan misinya, misalnya untuk mendapatkan kredensial perbankan, mengumpulkan informasi pribadi yang dapat dijual, menjual akses ke sumber daya komputasi, atau memeras korban agar memberikan informasi pembayaran. Namun disamping itu, banyak juga para pelaku program jahat ini hanya melancarkan serangannya untuk membantu para pengguna komputer dan manajer sistem informasi menemukan celah pada sistemnya.

Akibat dari Program Jahat

Secara umum kita semua telah mengetahui apa efek yang akan ditimbulkan dari serangan-serangan tersebut, diantaranya, mencuri identitas dan uang Anda, atau tidak terlalu serius tetapi tetap mengganggu, seperti menampilkan iklan yang tidak diinginkan di perangkat Anda. 
Dan berikut akan kami jelaskan beberapa jenis serangan yang dapat mengakibatkan kerugian-kerugian yang tidak diinginkan.

Pengelabuan

Sebuah serangan pengelabuan menyamar sebagai sumber yang kredibel untuk mencuri informasi sensitif melalui email, situs web, pesan teks, atau bentuk komunikasi elektronik lainnya. Serangan ini menyediakan mekanisme pengiriman program jahat. Serangan umum mencuri nama pengguna, sandi, detail kartu kredit, dan informasi perbankan. Jenis serangan program jahat ini dapat menyebabkan pencurian identitas atau uang yang dicuri langsung dari rekening bank atau kartu kredit pribadi seseorang.

Spyware

Spyware bekerja dengan menginstal dirinya pada perangkat tanpa persetujuan seseorang atau pemberitahuan yang memadai. Setelah diinstal, ia dapat memantau perilaku online, mengumpulkan informasi sensitif, mengubah pengaturan perangkat, dan menurunkan performa perangkat.

Adware

Seperti Spyware, Adware menginstal dirinya sendiri ke perangkat tanpa persetujuan seseorang. Namun dalam kasus adware, fokusnya adalah menampilkan iklan agresif, sering kali dalam bentuk iklan popup, untuk menghasilkan uang dari klik. Iklan ini sering memperlambat performa perangkat. Jenis adware yang lebih berbahaya juga dapat memasang perangkat lunak tambahan, mengubah pengaturan browser, dan membuat perangkat rentan terhadap serangan program jahat lainnya.

Virus

Virus dirancang untuk mengganggu operasi normal perangkat dengan merekam, merusak, atau menghapus datanya. Virus ini berulang-ulang menyebarkan dirinya ke perangkat lain dengan memperdaya orang agar membuka file berbahaya.


Antisipasi menghindari Program Jahat

Setelah kita membahas apa itu program jahat dan apa saja contoh serta efek yang ditimbulkan, sekarang kita akan membahas bagaimana cara mengantisipasi atau meminimalisir terjadinya serangan-serangan tersebut. Berikut beberapa saran yang dapat kami paparkan untuk Anda para pembaca.

Instal Program Antivirus

Saat Anda menggunakan program seperti ini, perangkat Anda terlebih dahulu memindai file atau tautan apa pun yang Anda coba buka untuk membantu memastikannya aman. Jika file atau situs web dianggap berbahaya, program akan memperingatkan Anda dan menyarankan agar Anda tidak membukanya. Program ini juga dapat menghapus program jahat dari perangkat yang sudah terinfeksi.

Mencadangkan data ke cloud

Saat Anda memindahkan data ke layanan berbasis cloud, Anda akan dapat dengan mudah mencadangkan data untuk penyimpanan yang lebih aman. Jika data Anda pernah disusupi oleh program jahat, layanan ini membantu memastikan pemulihan segera dan menyeluruh.

Mengadakan pelatihan rutin

Beri tahu karyawan tentang cara mengenali tanda-tanda pengelabuan dan serangan cyber lainnya dengan pelatihan rutin. Hal ini tidak hanya akan mengajari mereka praktik yang lebih aman untuk bekerja tetapi juga bagaimana menggunakan perangkat pribadi mereka dengan cara yang lebih aman.


Buatlah rencana respons insiden


Seperti halnya rasa aman dan lebih siap jika memiliki rencana darurat tentang cara keluar dari rumah Anda saat kebakaran, membuat rencana respons insiden untuk menghadapi serangan program jahat akan memberi Anda langkah-langkah yang dapat ditindaklanjuti untuk mengambil skenario serangan yang berbeda sehingga Anda dapat kembali bekerja dengan normal dan aman sesegera mungkin.


Source: 
Keamanan Sistem Informasi. N.p., Zifatama Jawara.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Datang!

Apa itu Hukum Pembuktian Kejahatan TI? Berikut Penjelasannya